Laman

Kamis, 10 Januari 2013

Perencanaan usaha butik



Perencanaan usaha butik
Usaha butik layaknya usaha makanan, tak ada matinya. Bisnis dan usaha butik sangat menggiurkan karena semua orang pasti membutuhkan pakaian, apalagi cewek, terkadang tak peduli berapapun harganya akan dibeli juga.

Apa yang harus dipertimbangkan sebelum membuka usaha butik? Yuk mari kita ikut pembasan proposal usaha butik berikut:

Pertama, lokasi butik!
Ya, bisnis offline apapun, lokasi adalah hal nomor satu. Cari lokasi yang strategis, eye cathing, dan sasar yang banyak ditempati oleh kawula muda. Misalnya daerah ramai disekitar kampus. Anda juga pastinya harus mempersiapkan modal yang tak sedikit untuk lokasi ini.

Kedua, supplier baju butik!
Setelah mempunya lokasi ciamik, problem berat selanjutnya adalah menemukan supplier yang bagus, berkualitas, dan harga miring. Rajin-rajinlah untuk hunting supplier sebanyak mungkin, dan bandingkan kualitas dan harga masing-masing. Jangan lupa beli
baju grosir di sini.

Ketiga, Modal!
Yaps, untuk mendapatkan lokasi yang sangat strategis dan bisa stok baju butik sebanyak mungkin, modal akan menjadi masalah utama. Pertimbangkan untuk juga mencari tambahan modal dari pinjaman bank.

Keempat, Desain Interior Butik!
Semakin manis desain butik Anda, otomatis tiap orang yang melintas akan melirik dan penasaran. Bikin se - chick mungkin, dan buat seterang dan secerah mungkin untuk menarik setiap pengendara yang lewat.

Kelima, Promosi Butik!
Setelah semua disiapkan, semua akan segera tak berguna jika Anda tidak melakukan promosi. Lakukan promosi segencar mungkin, dengan budget serendah mungkin untuk mengangkat performa butik Anda. Diawal pembukaan, jangan kaget kalau butik akan lesu jika promosi tidak disiapkan dengan matang. Cobalah lakukan kerjasama dengan organisasi kemahasiswaan terdekat, berikan diskon khusus jika mahasiswa suatu kampus membeli di tempat Anda. Dan sebagainya.
Klik disini untuk melihat contoh proposal usaha distro.

Nhah, pasti penasaran dengan rincian modal nya kan? Sebenernya ini sangat relatif dengan seberapa besar butik yang akan didirikan. Ok, untuk lebih mudahnya, saya akan menjabarkan rincian modal untuk usaha butik kelas menengah.

Rincian modal usaha:

Modal Awal:
Sewa lokasi tahun pertama: 100jt
Renovasi & Desain Interior : 55jt
Kulakan baju grosir: 350jt
Biaya soft opening dan promosi awal: 20jt
Biaya gaji karyawan tahun pertama (10 karyawan): 120jt
Biaya lain-lain (listrik,pajak,air) tahun pertama: 30jt
==
Total modal awal: 675jt

Proyeksi keuntungan usaha butik:
Untuk butik biasanya proyeksi keuntungan kotor adalah berkisar 30% hinggal 50% dari penghasilan. Jika sasaran butik adalah kelas menengah kebawah, maka keuntungan berkisar di 30%, tapi kalau sasarannya untuk menengah keatas, untung bisa lebihd dari 50%.
Rata-rata untuk butik kelas menengah, akan mampu menjual 200 juta perbulan, sehingga untung kotor perbulan adalah sekitar 100 juta. Jika diambil nilai aman keuntungan bersih adalah 50% dari keuntungan kotor, maka rata-rata keuntungan bersih perbulan adalah 50 juta.
Sehingga, pada akhir tahun pertama, Anda sudah bisa balik modal. Dan tahun ke 2, 3 dan seterusnya, Anda tinggal mengumpulkan untung, atau bisa juga digunakan untuk ekspansi. Jangan lupa, biasanya butik akan semakin laris ditahun ke 2 dan ke 3.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar